Origine Motorsport Mandalika: Raih Kemenangan Race 2 GT3 Asia 2025

Origine Motorsport Mandalika

Origine Motorsport Mandalika: Raih Kemenangan Race 2 GT3 Asia 2025

majuterus99.biz.id – Tim Origine Motorsport Mandalika mengukir prestasi gemilang pada Race 2 GT3 World Challenge Asia 2025 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, pada Minggu, 11 Mei 2025. Duet pebalap Bob Yuan dan Leo Ye menunjukkan performa dominan, merebut posisi pertama dengan 60 poin. Ribuan penggemar memadati tribun, menyaksikan aksi 34 tim supercar yang bersaing ketat. Untuk itu, artikel ini mengulas kemenangan tim, performa pesaing, dan dampak acara bagi motorsport Indonesia.

Origine Motorsport Mandalika Kuasai Lintasan

Bob Yuan dan Leo Ye dari Origine Motorsport Mandalika memimpin sejak lap awal dengan Porsche 911 GT3 R. Yuan melesat cepat dari pole position, sementara Ye mengambil alih setelah pit stop, mempertahankan keunggulan meski Safety Car sempat mengganggu ritme. Tim ini finis 5,3 detik di depan lawan, mengamankan poin maksimal. Strategi cerdas dan manajemen ban menjadi kunci, memungkinkan mereka mengatasi tikungan menantang Mandalika. Dengan demikian, Origine Motorsport Mandalika tidak hanya mendominasi Race 2, tetapi juga mempertahankan momentum kemenangan dari Race 1.

Kemenangan ini menempatkan tim di puncak klasemen sementara, mengukuhkan reputasi mereka sebagai favorit di seri Asia. Penggemar di Tribun A riuh bersorak, terpesona oleh aksi overtake dan kecepatan mobil GT3.

Podium dan Persaingan Ketat

Phantom Global Racing, dengan Anthony Liu dan Dorian Boccolacci, merebut posisi kedua dengan 41 poin. Mereka menampilkan perjuangan sengit, meski kehilangan waktu di pit stop. Johor Motorsport Racing, diwakili Prince Jefri Ibrahim dan Alexander Sims, melengkapi podium dengan 37 poin, unggul di kelas Pro-Am. Winhere Harmony juga mencuri perhatian di Silver Cup, finis keempat keseluruhan dengan Chen Weian dan Deng Yi.

Persaingan ketat terlihat ketika Craft-Bamboo Racing dan Team KRC BMW berusaha mengejar, meskipun beberapa tim terhambat penalti. Dengan demikian, Origine Motorsport Mandalika membuktikan konsistensi di tengah kompetisi sengit, membuat Race 2 penuh drama.

Antusiasme Penggemar di Sirkuit Mandalika

Ribuan penggemar lokal dan internasional memenuhi Tribun A Sirkuit Mandalika, menciptakan atmosfer meriah. Mereka mengagumi deretan supercar seperti Mercedes-AMG, Nissan GT-R, dan Lamborghini yang berlomba dengan kecepatan penuh. Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, memuji antusiasme ini dan kualitas penyelenggaraan. “Kami bangga menjadi tuan rumah ajang kelas dunia ini,” ujarnya kepada media usai balapan.

Priandhi menegaskan bahwa kehadiran 34 mobil GT3 membuktikan kelayakan Mandalika sebagai venue internasional. Ia juga mengucapkan selamat kepada Origine Motorsport Mandalika atas kemenangan mereka, berharap acara ini menjadi pemicu lebih banyak kejuaraan global di Indonesia.

Dampak bagi Motorsport dan Pariwisata Indonesia

GT3 World Challenge Asia 2025 di Mandalika menandai langkah besar bagi Indonesia sebagai pusat motorsport Asia. Sirkuit sepanjang 4,3 km dengan 17 tikungan ini memenuhi standar FIA, menarik perhatian tim dan sponsor global. Priandhi menilai kemenangan Origine Motorsport Mandalika sebagai dorongan untuk talenta lokal seperti Setiawan Santoso, yang menang di supporting race Mandalika Festival of Speed.

Acara ini juga mendongkrak pariwisata Lombok, dengan hotel dan kuliner lokal melaporkan peningkatan pendapatan hingga 30%. Sponsor seperti Pertamina Lubricants untuk tim Lamborghini memperkuat citra nasional. Dengan demikian, Origine Motorsport Mandalika tidak hanya meraih trofi, tetapi juga memajukan ekonomi daerah.

Strategi Kemenangan Tim Origine Motorsport

Keberhasilan Origine Motorsport Mandalika berasal dari strategi matang. Yuan fokus pada start agresif, menjaga posisi di lap awal, sementara Ye memaksimalkan kecepatan di lintasan lurus. Tim mengatur pit stop dengan presisi, memanfaatkan periode Safety Car untuk menghemat waktu. Penggunaan ban Pirelli yang optimal juga membantu mereka mengatasi panas lintasan. Sebagai contoh, di Race 1, strategi serupa membawa mereka bangkit dari posisi keenam.

Taktik ini terbukti efektif, memberikan 25 poin plus bonus, menjaga jarak dari Phantom Global Racing. Dengan demikian, pendekatan ini menjadi model bagi tim lain di seri berikutnya.

Peluang dan Tantangan Motorsport di Indonesia

Kemenangan Origine Motorsport Mandalika membuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah reguler GT3 Asia, setelah absen pada 2022 akibat pandemi. Namun, tantangan seperti logistik dan biaya operasional tetap ada. MGPA perlu mempertahankan standar tinggi, dengan dukungan SRO Motorsports untuk menarik lebih banyak tim. Kolaborasi dengan sponsor nasional juga krusial untuk keberlanjutan.

Seri berikutnya di Buriram, Thailand, pada akhir Mei 2025, akan menguji konsistensi tim. Indonesia berharap Mandalika menjadi agenda tetap, seperti MotoGP. Dengan demikian, kemenangan ini menjadi fondasi bagi pertumbuhan motorsport.

Masa Depan GT3 Asia dan Mandalika

Kemenangan Origine Motorsport Mandalika memperkuat posisi Porsche di klasemen, dengan peluang mempertahankan gelar di sisa musim. Sirkuit Mandalika, dengan fasilitas kelas dunia, siap menarik event lain seperti Fanatec GT Asia. Prestasi ini juga menginspirasi pebalap muda Indonesia untuk bersaing global. Dengan demikian, Origine Motorsport Mandalika menjadi simbol kemajuan, mendorong Indonesia sebagai pusat motorsport dan pariwisata Asia.

Back To Top
US
content-1701

article 00036

article 00037

article 00038

article 00039

article 00040

article 00041

article 00042

article 00043

article 00044

article 00045

article 00046

article 00047

article 00048

article 00049

article 00050

article 00051

article 00052

article 00053

article 00054

article 00055

article 00056

article 00057

article 00058

article 00059

article 00060

article 00061

article 00062

article 00063

article 00064

article 00065

article 00066

article 00067

article 00068

article 00069

article 00070

article 00071

article 00072

article 00073

article 00074

article 00075

article 0000131

article 0000132

article 0000133

article 0000134

article 0000135

article 0000136

article 0000137

article 0000138

article 0000139

article 0000140

article 0000141

article 0000142

article 0000143

article 0000144

article 0000145

article 0000146

article 0000147

article 0000148

article 0000149

article 0000150

article 0000151

article 0000152

article 0000153

article 0000154

article 0000155

article 0000156

article 0000157

article 0000158

article 0000159

article 0000160

article 0000161

article 0000162

article 0000163

article 0000164

article 0000165

article 0000166

article 0000167

article 0000168

article 0000169

article 0000170

article 2000126

article 2000127

article 2000128

article 2000129

article 2000130

article 2000131

article 2000132

article 2000133

article 2000134

article 2000135

article 2000136

article 2000137

article 2000138

article 2000139

article 2000140

article 2000141

article 2000142

article 2000143

article 2000144

article 2000145

article 2000146

article 2000147

article 2000148

article 2000149

article 2000150

article 2000151

article 2000152

article 2000153

article 2000154

article 2000155

article 2000156

article 2000157

article 2000158

article 2000159

article 2000160

article 2000161

article 2000162

article 2000163

article 2000164

article 2000165

articel 000000161

articel 000000162

articel 000000163

articel 000000164

articel 000000165

articel 000000166

articel 000000167

articel 000000168

articel 000000169

articel 000000170

articel 000000171

articel 000000172

articel 000000173

articel 000000174

articel 000000175

articel 000000176

articel 000000177

articel 000000178

articel 000000179

articel 000000180

articel 000000181

articel 000000182

articel 000000183

articel 000000184

articel 000000185

articel 000000186

articel 000000187

articel 000000188

articel 000000189

articel 000000190

articel 000000191

articel 000000192

articel 000000193

articel 000000194

articel 000000195

articel 000000196

articel 000000197

articel 000000198

articel 000000199

articel 000000200

content-1701